Selasa, 02 Agustus 2011

Teknik Menulis Artikel

Penulis yang baik adalah pembaca yang baik. Itu sebabnya, jika Anda tertarik untuk terjun ke dunia kepenulisan, syarat utamanya adalah harus merajinkan dan membiasakan diri untuk membaca. Membaca apa saja yang bisa dibaca. Insya Allah, dengan banyak membaca akan sangat menumpuk ide yang bisa dijadikan sebagai bahan tulisan. Khusus dalam pembahasan ini (dan yang paling sering ditulis) adalah menulis artikel.
Artikel sendiri bisa berarti karya tulis seperti berita atau esai. Esai adalah karangan prosa (bukan menggunakan kaidah puisi) yang membahas suatu masalah secara sepintas lalu dari sudut pandang pribadi penulisnya. Itu sebabnya, artikel di media massa itu bertaburan data-data teknis, tapi lebih ke arah pemaparan sepintas lalu dan itu murni pendapat pribadi penulisnya setelah membaca pendapat lain dari begitu banyak karya yang telah dibacanya. Nah, bagaimana memulainya? Ada beberapa tips sederhana yang bisa dicoba:
    * 1 Memilih topik
    * 2 Membuat kerangka tulisan
    * 3 Menabung kosa kata
    * 4 Buatlah judul yang menarik
    * 5 Pastikan membuat subjudul
    * 6 Lead menggoda
    * 7 Pranala Menarik

Memilih topik

Memilih topik sebenarnya tidaklah terlalu sulit. Hanya saja, bagi penulis pemula memilih topik sama beratnya dengan membuat judul atau isi tulisan. Padahal, tema atau topik yang bisa diangkat menjadi tulisan begitu banyak dan mudah kita dapatnya. Coba cari yang dekat dengan kita deh. Tanya teman kanan-kiri, nguping dari sana-sini. Atau bisa juga baca koran pagi ini, cari berita yang menarik. Setelah dapat, Anda bisa menulis ulang dengan sudut pandang Anda. Misalnya, judul berita yang Anda ambil adalah perilaku seks bebas remaja. Setelah baca berita itu, dari mulai fakta dan arahnya ke mana, Anda bisa bikin ulang dengan pengembangan yang Anda suka, dengan cara Anda sendiri. Anggap saja misalnya Anda sebagai wartawan yang menyelidiki kasus itu. Andi bisa ubah dengan versi baru tentang penyelidikan kasus seks bebas di kalangan remaja. Sebagai latihan aja kan? Mungkin kok. Coba deh!
Meski demikian, ada beberapa hal yang harus diperhatikan dalam memilih topik:
   1. Cari yang sedang menjadi tren.
   2. Atau bisa juga kita menciptakan tren.
   3. Pilih yang dekat dengan kebanyakan sasaran pembaca kita.
   4. Hindari topik yang tidak kita kuasai atau menimbulkan polemik yang tak perlu.
   5. Biasakan berlatih mengikuti peristiwa yang berkembang untuk bahan tulisan.

Membuat kerangka tulisan

Ada baiknya memang membuat kerangka tulisan. Dalam bahasa kerennya, Anda perlu membuat outline. Alasannya, kerangka tulisan berguna untuk membatasi apa yang harus kita tulis. Ibarat Pak Tani yang akan menggarap sawah, ia harus menentukan batas garapannya. Supaya tak melebar kemana-mana, apalagi sampe ngambil jatah orang.
Dengan membuat kerangka tulisan, kita akan mudah untuk menentukan maksud dan arah tulisan. Bahkan kita juga bisa berhemat dengan kata-kata, termasuk pandai memilih kosa kata yang pas untuk alur tulisan kita. Beberapa panduan untuk membuat kerangka tulisan:
   1. Paparkan fakta-fakta seputar tema yang akan kita bahas.
   2. Lakukan penilaian atas fakta-fakta itu. Sudut pandang rasional dan syariat.
   3. Kumpulkan bahan-bahan pendukung argumentasi kita.
   4. Kesimpulan.

Menabung kosa kata

Untuk menjadi penulis, bolehlah kita mencoba untuk menabung kosa kata. Mengumpulkan setiap hari lima saja. Maka dalam sebulan kita punya tabungan kosa kata sekitar 150 buah. Banyak bukan? Kosa kata itu cukup untuk memoles tulisan yang kita buat. Sebab, menulis adalah keterampilan mengolah data-data dalam suatu rangkaian kata. Ibarat kita mau membangun rumah, batu-bata sudah siap, semen dan pasir udah banyak, batu untuk pondasi udah menumpuk. Begitupun dengan kayu, bambu, cat, keramik dan genteng, sampe yang pernik-pernik seperti paku dan instalasi listrik semua udah lengkap.
Perlu keahlian khusus tentunya untuk merangkai semua itu jadi sebuah rumah. Menata batu untuk pondasi, memasang batu-bata dan merekatkannya dengan campuran semen, kapur, dan pasir. Memasang kayu-kayu untuk jendela dan pintu. Tembok yang sudah jadi, perlu dilapisi dempul sebelum akhirnya dicat dengan warna kesukaan kita. Menyusun genteng untuk menutupi atap rumah kita. Sampe rumah itu jadi dan enak dipandang mata. Mengasyikan tentunya.

Buatlah judul yang menarik

Pembaca akan mudah tertarik untuk membaca sebuah tulisan, jika judulnya juga menarik. Anggap saja judul itu sebagai pancingan. Itu sebabnya, boleh dibilang membuat judul perlu ‘keterampilan’ khusus. Tapi jangan kaget dulu, kita bisa belajar untuk membuatnya. Hanya perlu waktu dan sedikit kerja keras dan kerja cerdas untuk terus berlatih. Yakin bisa deh.
Sebagai latihan awal, cobalah Anda sering membaca tulisan orang lain. Kalau Anda mau, coba baca majalah-majalah ibu kota yang oke mengolah kata dalam membuat judul (misalnya TEMPO, GATRA, GAMMA, dan KONTAN). Perhatikan judul-judul tulisannya. Makin banyak Anda membaca judul tulisan-tulisan tersebut, kian terasah imajinasi Anda untuk membuat judul yang menarik hasil kreasi Anda sendiri. Terus terang saya juga banyak menggali ide untuk membuat judul dari majalah-majalah tersebut (selain banyak juga dari buku-buku dan majalah lainnya).
Untuk jenis tulisan yang ngepop, buatlah judul yang pendek. Paling tidak dua sampai empat kata. Jangan sampe panjang seperti rangkaian kereta api (ini cocoknya untuk skripsi). Sebab, jika judul yang kita buat panjang–padahal tulisan ngepop–membuat orang tak tertarik untuk membacanya. Mungkin akan dilewati aja tulisan Anda tersebut. Padahal, boleh jadi isinya sangat menarik.
Judul yang menarik, tidak saja membuat orang penasaran untuk membaca tulisan Anda, tapi juga menunjukkan kelihaian kamu dalam mengolah kata-kata.

Pastikan membuat subjudul

Subjudul amat menolong kita untuk menggolongkan dan membatasi pembahasan dalam sebuah tulisan jenis artikel dan berita. Pembaca pun dibuat mudah membaca alur tulisan yang kita rangkai. Sehingga mereka terus bertahan untuk mengikuti tulisan kita sampai habis. Mereka juga akan sangat terbantu memahami apa yang kita tulis. Itu sebabnya, sub-judul menjadi begitu penting dalam sebuah tulisan.
Subjudul dalam sebuah tulisan, juga berfungsi untuk menghilangkan kejenuhan dalam membaca. Kita juga jadi ada nafas baru untuk menyegarkan kembali tulisan yang akan kita buat. Jadi, berlatihlah untuk membagi alur dengan tanpa memenggal rangkaian dari inti tulisan kita. Itu sebabnya, membuat subjudul adalah solusi paling jitu untuk membagi alur.

Lead menggoda

Lead, alias teras berita adalah sebuah tulisan pembuka yang menjadi titik penting bagi pembaca. Lead yang menarik, sangat boleh jadi akan merangsang pembaca untuk terus membaca isi berita atau artikel yang kita buat. Jika lead-nya kurang menarik, pembaca akan mengucapkan “wassalam” saja. Mereka merasa cukup membaca sebatas judul, atau satu kalimat atau alinea di depan yang tak menarik itu. Jadi, perlu mendapat perhatian juga supaya tulisan yang kita buat mampu menggoda pembaca untuk melanjutkan bacaannya. Boleh dibilang selain judul, lead adalah jajanan yang ‘wajib’ memikat hati pembaca. Itu sebabnya, lead menjadi begitu penting, meski tidak pokok tentunya.
Nah, sekarang, cobalah berlatih menulis sebuah artikel, oke?

Kamis, 14 Juli 2011

LOMBA CERPEN REMAJA (LCR) II Tahun 2011

PALING LAMBAT: 31 DESEMBER 2011

30 CERPEN PEMENANG LOMBA DIBUKUKAN....!!!


Kategori:
A. Pelajar/Mahasiswa
B. Guru, Dosen, dan Umum

Tema:

A. Pelajar/Mahasiswa 
     "Dunia Remaja dan Segala Permasalahannya."


B. Guru, Dosen, dan Umum
     "Bebas, dengan tetap mengedepankan keindahan literasi."




SYARAT PENULISAN:

  1. Jumlah 4-6 halaman, spasi ganda (2), jenis huruf Times New Roman font 12, ukuran kerta A4.
  2. Margin (garis): atas, bawah, samping kiri dan kanan (semua sisi 3 cm atau 1,18 inci), beri nomor halaman.
  3. Kesesuaian dengan tema lomba dan tidak mengandung ponografi dan kekerasan, serta tidak menyinggung SARA.
  4. Mencantumkan Nomor ANGGOTA SMCO WRITING REVOLUTIONdalam biodata (jika tidak ada, karya dinyatakan HANGUS), yang ditulis pada halaman akhir naskah cerpen.
  5. Kirim naskah cerpen ke alamat email: LombaWR@gmail.com(dengan menulis di judul/subjek email: LCR - Kategori (A/B) - Judul Cerpen)
  6. Setiap peserta hanya boleh mengirim 1 cerpen untuk setiap seleksi. 

KRITERIA PENILAIAN
1. Orisinalitas
2. Kreativitas pengolahan ide
3. Kedalaman pesan
4. Kaidah penulisan dan kelengkapan naskah


PROSEDUR PENILAIAN
  1. Seleksi dilakukan sebanyak 3 kali yakni pada akhir bulan Juli, September dan Desember 2011 dengan memilih 10 Nominator (5 Nominator untuk masing-masing kategori). 
  2. Jika belum masuk nominasi boleh mengirim 1 cepen pada seleksi berikutnya. Namun jika telah masuk nominasi tidak boleh lagi mengirim cerpen sampai akhir lomba (31 Desember 2011)
  3. Dari TOTAL 30 NOMINATOR tersebut, akan dipilih 3 PEMENANGuntuk masing-masing kategori setelah berakhirnya perlombaan yangBERHAK mendapatkan UANG PEMBINAAN, BUKU ANTOLOGI PEMENANG LCR 2011 dan SERTIFIKAT PENGHARGAAN.
  4. Setiap nominator yang tidak menang tetap berhak mendapatkan sertifikat dan hadiah buku dan Buku Antologi PEMENANG LOMBA CERPEN REMAJA 2011.
  5. SEGERA DAFTARKAN DIRI ANDA mengikuti SEKOLAH MENULIS CERPEN ONLINE (SMCO), semakin AWAL BERGABUNG, semakin BESAR PELUANG menangnya.


HADIAH

Kategori A. Pelajar/Mahasiswa 
  • Juara I : Rp 1.000.000,- (ditambah Buku Antologi Cerpen PEMENANG LOMBA CERPEN REMAJA 2011 dan sertifikat penghargaan)
  • Juara II : Rp 750.000,- (ditambah Buku Antologi Cerpen PEMENANG LOMBA CERPEN REMAJA 2011 dan sertifikat penghargaan)
  • Juara III : Rp 500.00,- (ditambah Buku Antologi Cerpen PEMENANG LOMBA CERPEN REMAJA 2011 dan sertifikat penghargaan)

Kategori B. Guru, Dosen dan Umum
  • Juara I : Rp 1.500.000,- (ditambah Buku Antologi Cerpen PEMENANG LOMBA CERPEN REMAJA 2011 dan sertifikat penghargaan)
  • Juara II : Rp 1.000.000,- (ditambah Buku Antologi Cerpen PEMENANG LOMBA CERPEN REMAJA 2011 dan sertifikat penghargaan)
  • Juara III : Rp 500.000,- (ditambah Buku Antologi Cerpen PEMENANG LOMBA CERPEN REMAJA 2011 dan sertifikat penghargaan)


KETENTUAN KHUSUS:

WAJIB terdaftar sebagai peserta SEKOLAH MENULIS CERPEN ONLINE (SMCO)
(info lebih lanjut klik di sini: SEKOLAH MENULIS CERPEN ONLINE



KETENTUAN MENGIKAT

  1. Keputusan DEWAN JURI tidak bisa diganggu gugat.
  2. Panitia tidak MELAYANI SURAT-MENYURAT.
  3. DEWAN JURI berhak membatalkan keputusannya, jika di kemudian hari diketahui karya pemenang lomba melanggar karya cipta orang lain (plagiat)atau mengikuti lomba sejenis atau telah dimuat di koran/majalah.
  4. HAK CIPTA tetap ada pada penulis, sedangkan PANITIA memiliki HAK untuk MEMPUBLIKASIKANNYA (membukukkannya).

Info Lengkap klik: www.menulisdahsyat.blogspot.com  atau www.writing-revolution.com

NOMOR KONTAK:
  • 085763208009

LOMBA MENULIS ARTIKEL 2011

LOMBA INI  TERBUKA UNTUK PELAJAR, MAHASISWA dan UMUM, tanpa batasan umur.

PALING LAMBAT: 17 AGUSTUS 2011

TEMA LOMBA:
 
"KONSEP PEMIKIRAN BAGI PEMBANGUNAN BANGSA YANG BERKARAKTER"



TOPIK:

  • Konsep Pembangunan Ekonomi Kerakyatan yang Berkeadilan
  • Konsep Pembangunan Pendidikan yang Berkarakter
  • Konsep Pembangunan Daerah yang Merata
  • Konsep Pembangunan Karakter Bangsa Indonesia
  • Konsep Pembangunan Demokrasi yang Berkarakter
  • Konsep Menanamkan Semangat Nasionalisme bagi Pemuda
  • Konsep Pembangunan Lingkungan yang Berkelanjutan 

SYARAT PENULISAN:

  1. Masing-masing peserta HANYA boleh mengirim 1 ARTIKEL yang sesuai dengan TEMA dan memilih salah satu TOPIK di atas.
  2. ARTIKEL belum pernah dimuat di koran, majalah, blog, Facebook, Twitter atau media online lainnya.
  3. Jumlah 4-6 halaman, spasi ganda (2), jenis huruf Times New Roman font 12, ukuran kerta A4.
  4. Margin (garis): atas, bawah, samping kiri dan kanan (semua sisi 3 cm atau 1,18 inci).
  5. Mencantumkan Nomor ANGGOTA SMAO WRITING REVOLUTION dalam biodata (jika tidak ada, karya dinyatakan HANGUS), yang ditulis pada halaman akhir naskahARTIKEL.
  6. Kirim naskah ARTIKEL ke alamat email:LombaArtikelWR@gmail.com (dengan menulis di subjek email:LOMBA MENULIS ARTIKEL 2011)

KRITERIA PENILAIAN
1. Kesesuaian dengan TEMA.
2. Kreativitas pengolahan ide
3. Solusi yang konkrit.
4. Kaidah penulisan dan kelengkapan naskah


HADIAH
  • Juara I : Rp 1.000.000,- (ditambah sertifikat penghargaan)
  • Juara II : Rp 750.000,- (ditambah sertifikat penghargaan)
  • Juara III : Rp 500.000,- (ditambah sertifikat penghargaan)

KETENTUAN KHUSUS:

WAJIB terdaftar sebagai PESERTA KELAS MENULIS ARTIKEL ONLINE (info lebih lanjut klik di sini: SEKOLAH MENULIS ARTIKEL ONLINE (SMAO)



KETENTUAN MENGIKAT
  1. Keputusan DEWAN JURI tidak bisa diganggu gugat.
  2. Panitia tidak MELAYANI SURAT-MENYURAT.
  3. DEWAN JURI berhak membatalkan keputusannya, jika di kemudian hari diketahui karya pemenang lomba melanggar karya cipta orang lain (plagiat)atau mengikuti lomba sejenis atau telah dimuat di koran/majalah.
  4. HAK CIPTA tetap ada pada penulis, sedangkan PANITIA memiliki HAK untuk MEMPUBLIKASIKANNYA.

Info Lengkap klik: www.menulisdahsyat.blogspot.com

NOMOR KONTAK:
  • 085763208009
  • 083187544269

Kamis, 09 Juni 2011

Meniru Yang Kreatif

Memiliki naskah yang orisinil merupakan kebanggaan dan keinginan setiap penulis. Tidak ada penulis yang mau dituduh menyontek, menjiplak, plagiat (alias tukang nyolong). Bahkan penulis yang benar benar plagiat pun akan menggeleng keras keras, sebab tuduhan itu memang tidak terhormat sekali. Wajar saja, sejak mulai bersekolah kita selalu diajarkan untuk tidak mencontek.
Sayangnya tidak semua orang bisa memiliki kemampuan untuk menulis sesuatu yang orisinil dan unik. Tidak dapat dipungkiri kemampuan setiap orang memang berbeda. Ada orang yang sanggup menulis masterpiece dalam sekejap mata. Sedangkan ada yang menulis selembar surat buat pacaranya saja, sampai menghabiskan kertas satu rim. Tulisan ini tidak akan mengajarkan bagaimana menghasilkan suatu naskah yang orisinal. Tetapi malah mengajarkan untuk menjadi peniru - namun bukan sembarang peniru - melainkan peniru yang kreatif.
Mari kita belajar dari pengalaman bangsa Jepang, bangsa yang saat ini sudah sangat maju dan menjadi tolok ukur perkembangan teknologi. Padahal kalau kita kembali ke tahun 1945, Jepang hancur lebur. Perekonomian hancur dan harga diri sebagai bangsa pun remuk redam. Tapi perlahan lahan dia mulai bangkit dengan meniru. Ia memproduksi barang yang mirip dengan buatan produk negara maju lain, tapi dengan beberapa modifikasi sederhana. Mungkin beberapa oranmg masih ingat akan tahun 1980-an ada stigma kalau “Made in Japan” adalah barang yang modelnya boleh keren tapi tidak awet. Tapi dari situ pelan pelan Jepang mulai belajar menginovasi diri, dan sekarang malah menjadi inovator yang disegani.
Jadi peniru bukanlah hal yang dilarang. Kita sendiri kan tiruan dari orang tua kita, iya kan? Kalau tidak ada yang boleh meniru, penjual ayam goreng cuma ada satu sedunia. Tetapi faktanya setiap orang bisa menjual ayam goreng dengan gaya dan bumbu ala masing masing. Namun ada syaratnya yaitu jangan jadi sembarang peniru, jadilah peniru yang kreatif. Jika kamu cuman menjiplak, ya siap siaplah untuk dihujat seluruh dunia. Untuk itu, pakai jurus jitu peniru yang kreatif yaitu strategi ATM. Strategi ini dikenal dengan baik di dunia bisnis dan dapat diterapkan di dunia tulis menulis. ATM = Amati, Tiru dan Modifikasi.
Amati
Jika kamu berminat menulis bidang tertentu, carilah beberapa buku yang laris di bidang itu. Baca, amati dan telaah apa yang mengakibatkan buku itu laris. Cari keunggulan apa yang dimilikinya. Cari tahu pula kekurangannya. Pendek kata disini kamu meneliti peluang menulis topik yang sama dengan cara berbeda
Tiru
Tentu saja kamu harus tahu etika dan sejauh mana yang bisa diambil, dikutip atau diadaptasi. Selama kamu bisa menjaga hal ini dan selama kamu tidak asal comot seperti kasus sinetron Indonesia. Sebagai panduan, yang perlu kamu tiru adalah esensi tulisan yang ingin ditiru. Seperti ketika mencoba membuat ayam goreng dengan bumbu tepung ala sendiri atau mencoba sesuatu yang liar misalnya disajikan dengan bumbu petis.
Contoh novel yang mengambil esensi cerita lain misalnya Kung Pao Chiken Loveyang ditulis oleh La Mian. Esensi atau topiknya adalah bagaimana kalau cowok yang kita cintai sebenarnya adalah mafia. Topik ini sebenarnya sudah diangkat ke dalam berbagai film, termasuk film drama asia seperti Married To The Mafia. Bahkan mungkin film ini pun terinspirasi oleh film barat Married to The Mob yang ceritanya tentang seorang gadis bule yang suaminya ternyata seorang mafia Italia. La Mian menulisnya dengan baik, mengembangkannya dengan unsur budaya Sunda, dan mencoba menusukkan gaya tulisannya sendiri. Intinya, Cobalah menulis ulang sebuah topik dengan gaya kamu sendiri. Ini penting, Jangan meniru mentah mentah teknik atau gaya orang lain. Make it personal!
Modifikasi
Kamu harus memberikan sesuatu yang baru pada apa yang kamu tulis. Berdasar pengamatan sebelumnya misalnya kamu menulis dengan sudut pandang yang berbeda, memfokuskan pada sub topik tertentu, mengadaptasi dengan nilai nilai lokal, menambahi dengan pengetahuan, membuat sanggahan atau malah dukungan pada topik tersebut dan lain lain.
Tidak semua bisa menjadi kecap nomor satu, karena memang cuma ada satu yang bisa. Inti dari tulisan ini adalah mungkin kamu tidak bisa menulis sesuatu yang orisinal, tetapi kamu bisa menulis sesuatu yang sudah pernah ditulis orang lain dengan gaya kamu sendiri, lebih baik berbeda, dan memberikan nilai tambah pada orang lain. Ingat ATM = Amati, Tiru, Modifikasi. Jangan ATP = Amati, Tiru, Persis!